Beberapa Efek Penyalahgunaan Kokain Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Diposting pada

Penyalahgunaan Kokain memilik dampak negatif dan sangat buruk bagi tubuh manusia terutama bagian telinga, hidung tenggorokan, dan paru-paru.

Efek Penyalahgunaan Kokain Bagi Tubuh Manusia
Kokain

Efek Penyalahgunaan Kokain pada telinga, hidung, dan tenggorokan

Karena mayoritas pengguna menghirup kokain melalui hidung mereka, ada berbagai penyakit hidung dan sinus. Banyak pengguna mengeluhkan iritasi hidung, pengerasan kulit hidung, mimisan berulang, hidung tersumbat. Bahkan hingga sakit nyeri wajah yang disebabkan oleh sinusitis, dan suara serak.

Selaput lendir kedua sisi septum (tulang rawan yang memisahkan hidung) dapat rusak oleh suplai darah menurun. Hal ini terjadi bersama dengan pengeringan, pengerasan kulit, dan hidung memilih. Dan dapat menyebabkan perforasi atau lubang di septum hidung. Dengan adanya cairan sekret busuk, mimisan, dan bunyi bersiul ketika napas lewat hidung, yang disebut hidung coke.

Karena sumbatan hidung merupakan keluhan umum, banyak pengguna kokain membeli obat warung untuk hidung tersumbat yang justru menambah masalah karena juga menutup atau mempersempit pembuluh darah. Banyak pengguna juga telah menyadari bahwa semprot hidung merupakan cara menghirup kokain dengan normal di depan umum.

Beberapa Efek Penyalahgunaan Kokain Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Efek Penyalahgunaan Kokain pada Paru – Paru

Efek langsung dari merokok kokain bertanggung jawab untuk komplikasi paru-paru dan bernapas. Luas permukaan paru-paru dan suplai darah yang besar menyebabkan stimulasi otak untuk napas yang cepat dan mendalam disebut napas Kussmaul.

Merokok. Residu dari ter, korek, kontaminan kokain, dan aditif. Seperti ganja, sering menyebabkan bronkitis kronis, batuk kronis, dan batuk hitam, dahak non-berdarah. Kondisi ini dapat menyebabkan sesak napas dan nyeri dada.

Memanfaatkan teknik inhalasi dalam dan menahan napas untuk memaksimalkan jumlah kokain yang dihirup dan diserap dapat menyebabkan paru-paru rusak. pengguna kokain ini akan mengeluh nyeri dada yang tajam, sering lebih buruk dengan pernapasan dalam, sakit leher, sulit atau sakit saat menelan, dan udara di bawah kulit yang ketika ditekan seperti “nasi kering” yang dalam bahasa medis disebut “krepitasi” di bawah kulit ketika disentuh (emfisema subkutan). Meskipun tidak biasa, paru-paru pengguna kokain dapat terisi dengan cairan (edema paru), menyebabkan sesak napas ekstrim, kadang-kadang gagal pernafasan, dan kematian.

Dalam salah satu studi tentang pengguna kokain yang datang ke unit gawat darurat, 40% mengeluhkan nyeri dada – keluhan yang paling umum – dan 22% mengeluhkan sesak napas atau tidak dapat bernapas.

Tips Sehat.

Sumber : doktersehat.com

Gambar Gravatar
PrastaWEB mengajak belajar nge-blog, berbagi semua informasi menarik, menciptakan suasana kondusif dan berusaha menjalin hubungan baik sesama blogger Indonesia.

Silahkan Berkomentar...!